Mungkinkah Peminum Kopi Memiliki Masa Hidup Lebih Lama?

Monday, March 12th 2018. | Ilmu Kopi

Dilansir dari situs detik.com, Minum kopi tiga cangkir sehari mungkin akan membantu Anda hidup lebih panjang. Hal tersebut berdasarkan sebuah penelitian terhadap hampir setengah juta orang di 10 negara-negara Eropa.

Riset yang diterbitkan jurnal kesehatan Annals of Internal Medicine menduga satu tambahan cangkir kopi bisa memperpanjang masa hidup seseorang. Walaupun berupa kopi tanpa kafein didalamnya.

Namun sejumlah ahli menegaskan tidak mungkin untuk mengatakan dengan pasti bahwa kopi memiliki dampak perlindungan. Namun lebih tepat mengatakan bahwa gaya hidup yang lebih sehat di kalangan para peminum kopi. Para ahli menambahkan saat ini tidak perlu menambah konsumsi kopi.

Apa temuan riset ini?

Tim dari International Agency for Research on Cancer dan Imperial College London mengatakan bahwa, mereka menemukan jika minum kopi lebih banyak berkaitan dengan risiko kematian yang lebih rendah. Khususnya terkait masalah jantung dan usus.

Mereka mencapai kesimpulan setelah menganalisis data dari orang-orang yang sehat berumur 35 tahun ke atas di 10 negara Eropa. Terlepas dari skala riset yang besar, tetap saja tidak sempurna. Riset tersebut juga tidak bisa membuktikan bahwa biji kopi memiliki unsur yang sakti.

Para responden ditanya pada awal studi. Berapa banyak kopi yang cenderung mereka minum dan tim kemudian melihat kematian rata-rata selama 16 tahun. Profesor Sir David Spiegelhalter dari Universitas Cambridge, yang menganalisis pemahaman publik tentang risiko kesehatan mengatakan. Jika penurunan kematian benar-benar karena kopi, maka tambahan satu cangkir kopi secara rata-rata akan memperpanjang hidup seorang pria. Yakni sekitar tiga bulan dan seorang perempuan sekitar satu bulan. Terlepas dari skala riset yang besar, tetap saja penelitian ini tidak sempurna dan tidak bisa membuktikan bahwa biji kopi memiliki unsur yang sakti.

Jangan Langsung Membeli Kopi

Bagi penggemar berat kopi, perlu diketahui bahwa temuan ini tidak jelas dan nyata seperti yang terlihat. Hal ini disebabkan karena riset dilakukan tidak bisa mempertimbangkan semua faktor, yang membayangi ketidakpastian tentang dampak dari kopi.

Misalnya, tidak dilihat berapa banyak penghasilan peminum kopi dibandingkan yang tidak minum kopi. Bisa jadi orang yang mampu membeli tiga cangkir kopi sehari lebih memiliki kondisi ekonomi yang tercukupi. Sehingga mereka dapat melakukan berbagai cara untuk membantu menjaga kesehatan mereka.

Kafein juga dapat berpengaruh lebih terhadap kesehatan sejumlah orang dibanding yang lainnya. Dampaknya bisa berbeda pula dari orang per orang. Bisa jadi juga orang yang minum tiga cangkir kopi sehari menghabiskan waktu lebih banyak untuk bersosialisasi. Sehingga mungkin meningkatkan kesejahteraan tubuh mereka.

Lagi pula, walau melibatkan banyak orang, peneliti tidak memasukkan orang yang menderita diabetes, serangan jantung, dan stroke pada studi mereka.

Jadi tidak banyak yang disampaikan tentang risiko atau keuntungan dari minum kopi. Karena mungkin saja beberapa dari orang yang tidak sehat itu yang tidak diteliti walaupun minum kopi secara rutin.

Apakah kopi baik untuk Anda?

Bagi banyak orang, mereka berpendapat bahwa minuman yang mengandung kafein membuat mereka menjadi lebih waspada untuk sementara waktu. Para ahli di Dinas Layanan Kesehatan Inggris tidak menetapkan batasan kopi untuk khalayak umum. Namun mereka mengatakan bahwa perempuan hamil sebaiknya menghindari minum lebih dari 200mg kafein per hari. Alasan menurut mereka, karena kopi mungkin bisa meningkatkan peluang bayi lahir menjadi terlalu kecil.  Terlalu banyak kafein juga dapat meningkatkan risiko keguguran bagi perempuan yang sedang hamil. Yang sudah terbukti baik kata para ahli adalah berjalan cepat selama 20 menit entah menuju warung kopi atau tidak dan membeli kopi atau tidak. (BBC)

Ternyata kafein tidak hanya ditemukan di dalam kopi.

Volume 200mg kafein misalnya, bisa diperoleh dengan minum dua mangkuk teh dan satu kaleng cola, atau dua mangkuk kopi instan. Beberapa waktu lalu ada pula kasus seorang remaja di Amerika Serikat yang diduga meninggal karena mengkonsumsi terlalu banyak minuman berkafein terlalu cepat.

Saran terbaik kata sejumlah ahli untuk saat ini yaitu,

Daripada anda menaruh semua usaha dengan pemikiran kopi adalah baik, lebih berguna jika kita melakukan sesuatu yang sudah terbukti bisa memperpanjang umur.

Apa itu?

Berjalan cepat selama 20 menit ke warung kopi, terlepas anda minum secangkir kopi atau tidak di warung itu.

tags: , ,

Related For Mungkinkah Peminum Kopi Memiliki Masa Hidup Lebih Lama?