Open AGEN / RESELLER di Kota Anda!!! Margin hingga 25%!

Sertifikat Kopi Organik

Pangan organik seperti sayuran, buah-buahan, produk perkebunan, termasuk kopi organik harganya bisa beberapa kali lipat lebih tinggi daripada yang konvensional (non-organik).

Bagaimana membedakan antara bahan pangan organik dan non-organik? Secara tampilan fisik relatif sama. Hal yang membedakannya adalah label organik pada kemasan. Akan tetapi, tidak semua bahan pangan organik memiliki label tadi.

Label kemasan organik didapat melalui proses panjang dan berbiaya cukup mahal. Tidak semua orang (petani) mampu mendapatkan label sertifikasi organik pada produk yang dihasilkan. Untuk mendapatkan sertifikat tersebut pun, harus melalui lembaga independen yang ditunjuk pemerintah.

“Yang berhak mengeluarkan sertifikat adalah lembaga independen yang ditunjuk oleh pemerintah di bagian pascapanen. Harganya Rp12 juta per tahun,” dikutip dari CNNIndonesia.com (16/10).

Ada tahapan dan beberapa persyaratan untuk mendapatkan sertifikat organik. Selain itu, para petani harus mengisi beberapa formulir pendaftaran produk pangannya. Selanjutnya, akan ada proses pengecekan mulai dari proses budidaya hingga penyimpanan benih.

Inilah yang membedakan kopi organik HealthyCaff dibanding dengan kopi lainnya. Kopi HealthyCaff sudah mengantongi sertifikat organik dari Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman (LeSOS). Dengan pertimbangan harga kopi organik yang lebih tinggi, kami mengeluarkan produk untuk kopi enema tanpa sertifikat organik, namun dari segi kualitas tetap meinimalisir pemakain pupuk kimia dan pestisida.

#kopiorganik, #enema kopi #kopienema

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *