Beranda » Artikel Blog » Mengapa Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi?

Mengapa Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi?

Diposting pada 23 March 2021 oleh Healthycaff Web | Dilihat: 23 kali | Kategori: ,

pernah merasakan Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi?
tahu alasannya?
jadi Kopi merupakan suatu stimulan karena mengandung kafein. Kandungan kafein pada kopi dapat membuat anda lebih bersemangat, tidak mengantuk, dan meningkatkan fungsi otak serta tubuh anda.

Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi

Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi Seperti halnya semua stimulan, kafein dapat mempengaruhi jantung, otak, dan otot-otot tubuh anda.

Mengkonsumsi terlalu banyak kopi atau mengkonsumsi kopi pada waktu yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.

Salah satunya adalah jantung terasa berdebar-debar akibat peningkatan denyut jantung. Kafein di dalam kopi dapat memicu sistem saraf simpatik yang merupakan pengendali respon “fight” atau “flight” tubuh,

yang dapat bereaksi dengan cara melepaskan sejumlah energi pada otot, meningkatkan kewaspadaan mental, dan meningkatkan aliran darah yang menuju pada anggota gerak tubuh dengan cara meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung.

Pada sebagian besar kasus, efek ini hanya menyebabkan suatu perubahan kecil, akan tetapi kadangkala dapat terjadi gangguan irama jantung yang membuat anda merasa berdebar-debar karena adanya peningkatan denyut jantung.

Pada keadaan normal, anda mungkin tidak akan menyadari denyut jantung anda, kecuali saat anda sedang berolahraga. Merasa jantung anda berdebar lebih cepat atau bahkan tidak teratur dapat membuat anda merasa cemas dan khawatir.

Walaupun sebagian besar kasus tidak berbahaya, akan tetapi bila hal ini terjadi berulang kali, maka anda sebaiknya harus memeriksakan keadaan jantung anda.

Peningkatan denyut jantung dapat disebabkan oleh berbagai stimulan. Mengkonsumsi kafein berlebihan merupakan salah satu hal yang sering menyebabkan jantung terasa berdebar-debar.

Bahkan, beberapa orang merasakan peningkatan denyut jantung walau hanya mengkonsumsi sedikit kafein.

Satu gelas kopi mengandung sekitar 100-200 mg kafein. Mengkonsumsi lebih dari 500 mg kafein setiap harinya dapat menyebabkan timbulnya nyeri kepala, badan terasa gemetar, dan peningkatan denyut jantung.

Selain kopi, kafein juga dapat ditemukan pada teh hitam, teh hijau, teh putih, minuman bersoda, minuman energi, coklat, dan beberapa jenis obat-obatan, terutama obat yang digunakan untuk mencegah rasa kantuk.

Berbagai penyebab lain dari peningkatan denyut jantung adalah anemia, tekanan darah rendah, tekanan darah tinggi, stress, dan demam.

Baca juga: Kopi tanpa kafein baik atau buruk?

Saat Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi, Kapan harus Hubungi Dokter?

Peningkatan denyut jantung yang tidak berbahaya biasanya hanya terjadi satu kali dan tidak berulang. Jika anda mengkonsumsi terlalu banyak kopi atau lebih dari biasanya dan merasa bahwa denyut jantung anda meningkat, maka denyut jantung anda biasanya akan kembali normal dalam waktu beberapa menit.

Segera hubungi dokter bila peningkatan denyut jantung berlangsung dalam waktu lama atau terjadi berulang kali. Hal ini dapat merupakan gejala adanya gangguan jantung.

Selain itu, segera cari pertolongan medis bila anda merasa nyeri atau mati rasa pada lengan, dada terasa seperti tertekan, nyeri ulu hati yang terjadi bersamaan dengan peningkatan denyut jantung.

Sumber: dokterID

Bagikan

Mengapa Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi? | Kopi Organik Malang

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka
Chat via Whatsapp
Gilang
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Gilang
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja